RANCANGAN PROYEK
PENULISAN PETA DAKWAH KABUPATEN KARO
PD DEWAN MASJID INDONESIA KABUPATEN KARO
LATAR BELAKANG
Salah satu daerah yang menjadi perhatian dalam gerakan pembinaan dakwah adalah Kabupaten Karo. Perhatian ormas Islam, lembaga-lembaga Dakwah, Perguruan Tinggi Islam, kelompok-kelompok peduli dakwah maupun secara individu telah banyak memberikan dan mencurahkan pemikiran, tenaga maupun materi dalam rangka memberikan pembinaan dakwah Islam di tengah-tengah masyarakat Karo khususnya di pedesaan. Begitu juga pengiriman da’i / tenaga mubaligh dari berbagai organisasi dan kelompok terus silih berganti sampai sekarang.
Apakah program pembinaan dakwah selama ini telah berhasil ?
Apakah program pembinaan dakwah selama ini sudah mengenai sasaran ?
Apakah program pembinaan dakwah selama ini sudah menunjukkan peningkatan pemahaman tentang agama Islam telah semakin meningkat ?
Sejumlah pertanyaan lagi akan muncul berkaitan dengan gerakan pembinaan dakwah dakwah selama ini. Dan kita tidak bisa menjawabnya karena kita tidak memiliki data yang yang lengkap sebagai parameter tentang berhasil tidaknya gerakan pembinaan dakwah yang kita lakukan selama ini. Atau kita tidak bisa mengatakan apakah sasaran dakwah selama ini sudah tepat sasaran atau tidak. Boleh jadi pembinaan dan pengiriman da’i/mubaligh yang kita kirim tidak memperhatikan kondisi di lapangan.
Mengapa ini bisa terjadi ?
Salah satu jawabannya adalah karena kita tidak memiliki data base tentang kondisi ummat Islam di berbagai lokasi di Kabupaten Karo. Atau dengan kata lain kita tidak memiliki peta dakwah . Ketidakadaan peta dakwah yang jelas membuat gerakan pembinaan dakwah untuk ummat Islam di daerah-daerah pedesaan tidak tertata dengan baik. Akhirnya terjadinya pembinaan yang yang terkonsentrasi pada satu tempat dan melupakan tempat/lokasi yang lain yang lebih memerlukannya. Atau pembinaan yang semu, yaitu takkala masih ada da’i/mubaligh yang memberikan pembinaan kegiatan berlangsung dengan baik. Namun kegiatan agama akan terhenti sama sekali ketika da’i telah selesai bertugas atau pindah ke kampung halamannya.
Kita harus jujur, sampai saat ini kita tidak tahu berapa banyak daerah-daerah di Kabupaten Karo yang ummat Islamnya belum tersentuh oleh pembinaan dakwah. Kita tidak tahu berapa banyak desa yang ummat Islamnya tidak ada kegiatan pembinaan agama ( Misal: perwiridan/pengajian ). Kita tidak tahu desa-desa mana saja yang tidak ada da’inya dan kita tidak tahu sudah berapa banyak ummat yang memilih Islam sebagai agamanya begitu juga kita tidak tahu berapa banyak ummat Islam yang berpindah aqidah / murtad . Masih banyak pertanyaan akan muncul yang kita tidak bisa menjawabnya karena kita tidak memiliki data.
Dari gambaran di atas, kita harus memiliki peta dakwah. Peta dakwah inilah yang merupakan deskripsi / gambaran tentang hal-hal yang berkaitan dengan ummat Islam di Kabupaten Karo. Peta dakwah ini ini akan menggambarkan tentang kondisi ummat Islam di suatu tempat berkaitan dengan pembinaan dakwah. Melalui peta dakwah ini akan terlihat suatu desa/tempat tentang jumlah masjid, jumlah ummat Islam, jumlah da’i, kelompok pengajian/perwiridan, peran ormas Islam atau lembaga dakwah, berfungsinya masjid atau tidak, data orang masuk agama Islam dan yang murtad dan sebagainya.
Disamping itu dengan adanya peta dakwah, pembinaan agama di Kabupaten Karo akan lebih terarah dan tepat sasaran. Dengan data ini kita bisa duduk bersama dengan semua elemen untuk melakukan gerakan dakwah yang terpadu. Bagi ormas Islam dan Lembaga dakwah serta perguruan tinggi jelas data ini sangat diperlukan .
Oleh sebab itu, kami dari Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Karo mencoba menawarkan proyek ini dengan harapan ormas-ormas Islam. Lembaga-lembaga dakwah, kelompok maupun Individu yang bergerak di bidang dakwah memberikan sokongan dan bantuan demi terwujudnya preogram Penyusunan Peta Dakwah Kabupaten Karo.
Amin.
TUJUAN KEGIATAN
Penulisan Penyusunan Peta Dakwah Kabupaten Karo bertujuan untuk :
1. Memberikan gambaran yang riel tentang kondisi yang berkaitan dengan ummat Islam dan pembinaan agama Islam.
2. Sebagai rujukan untuk merancang gerakan pembinaan dakwah ummat di Kabupaten Karo di masa depan.
3. Sebagai parameter untuk melihat perkembangan Ummat Islam dari tahun ke tahun di Kabupaten Karo.
JADWAL KEGIATAN
Rangkaian kegiatan sosialisasi Penulisan buku Peta Dakwah Kabupaten Karo dilaksanakan sebagai berikut :
1. Silaturrahmi Syawal dan Sosialisasi Gagasan Penyusunan Peta Dakwah Kabupaten Karo.
Tanggal Pelaksanana : Minggu, 26 Oktober 2008
T e m p a t : Masjid Agung Kabanjahe
Peserta Kegiatan : Akan dihadiri oleh + 300 orang terdiri dari :
: 1. Pimpinan Ormas Islam/Lembaga dakwah
2. Tokoh Masyarakat/Pemuda
3. Ka. KUA se-Kabupaten Karo
4. P2A ( Pembina Pengamalan Agama Islam ) di desa
Agenda Acara : 1. Silaturrahmi Syawal / Halal Bihalal
2. Sosialisasi Gagasan Penulisan Peta Dakwah Kab.Karo
3. Dialog/ Seminar tentang Islam di Tanah Karo dan
Peta Dakwah Kabupaten Karo
2. Penulisan Peta Dakwah Kabupaten Karo
Bulan November s.d. Desember 2008 : Pengumpulan data-data di lapangan
Bulan Januari 2009 : Analisa data
Bulan Februari 2009 : Penulisan dan Penerbitan Buku Peta Dakwah
Kabupaten Karo
Bulan Maret 2009 : Silaturrahmi Akbar dan Sekaligus Peluncuran
Buku Peta Dakwah Kabupaten Karo
Bulan November 2008 s.d . : Diskusi secara rutin dilakukan dengan tokoh
Februari 2009 Masyarakat dan Agama Untuk Menggali
Imformasi berkaitan dengan peta dakwah Ummat
3. Silaturrahmi Akbar dan Peluncuran Buku Peta Dakwah Kabupaten Karo
Tanggal Pelaksana : Minggu, 8 Maret 2009
T e m p a t : Masjid Agung Kabanjahe
Peserta Kegiatan : Akan dihadiri oleh + 300 orang terdiri dari :
: 1. Pimpinan Ormas Islam/Lembaga dakwah
2. Tokoh Masyarakat/Pemuda
3. Ka. KUA se-Kabupaten Karo
4. P2A ( Pembina Pengamalan Agama Islam ) di desa
Agenda Acara : 1. Silaturrahmi Akbar
2. Peluncuran Buku Peta Dakwah Kabupaten Karo
3. Dialog/ Seminar tentang Peran Ormas Membangun
Gerakan Dakwah di Tanah Karo
TAKSASI BIAYA KEGIATAN
Diperkirakan biaya keseluruhan kegiatan Penulisan Buku Peta Dakwah Kabupaten Karo membutuhkan biaya sebesar Rp. 56.300.000,- ( lima puluh enam juta tiga ratus ribu rupiah ) dengan perincian sebagai berikut :
1. Silaturrahmi Syawal dan Sosialisasi Gagasan
Penyusunan Peta Dakwah Kabupaten Karo.
a. Perlengkapan dan publikasi Rp. 2.000.000,-
b. Sewa Sound System Rp. 750.000,-
c. Administrasi Surat Menyurat Rp. 1.000.000,-
d. Konsumsi Rp. 15.000,- x 300 peserta Rp. 4.500.000,-
e. Tranportasi panitia Rp. 750.000,-
Rp. 9.000.000,-
( Terbilang Sembilan Juta Rupiah )
2. Penulisan Peta Dakwah Kabupaten Karo
a. Transportasi pengumpulan dan analisa data
ke 200 lokasi x Rp. 75.000,- Rp. 15.000.000,-
b. Pengetikan dan setting Naskah Peta Dakwah Rp. 1.500.000,-
c. Pencetakan Buku Peta Dakwah Kab.Karo
sebanyak 1000 buku x Rp. 25.000,- Rp. 25.000.000,-
Rp. 41.500.000,-
( Terbilang Empat Puluh Satu Juta Lima Ratus Ribu Rupiah )
3. Silaturrahmi Akbar dan Peluncuran Buku Peta Dakwah Kab.Karo
a. Perlengkapan dan publikasi Rp. 2.000.000,-
b. Sewa Sound System Rp. 750.000,-
c. Administrasi Surat Menyurat Rp. 1.000.000,-
d. Konsumsi Rp. 15.000,- x 300 peserta Rp. 4.500.000,-
e. Tranportasi panitia Rp. 750.000,-
Rp. 9.000.000,-
( Terbilang Sembilan Juta Rupiah )
Total keseluruhan biaya point 1 + 2 + 3 : Rp. 59.500.000,-
( Terbilang Lima Puluh Sembilan Juta Lima ratus Ribu Rupiah )
SUMBER PENDANAAN
Sumber pendanaan untuk kegiatan ini diharapkan berasal :
1. Kas organisasi
2. Pemerintah
3. Donatur
P E N U T U P
Pembuatan Buku Peta Dakwah Kabupaten Karo adalah sesuatu yang harus kita realisasikan. Untuk itu perlu partisipasi segala pihak untuk menyukseskan program pembuatan Peta Dakwah Kjabupaten Karo. Untuk itu kami mengharapkan partisipasi baik pemikiran maupun pendanaan demi suksesnya program untuk ummat ini.
Terima kasih.
PIMPINAN DAERAH
DEWAN MASJID INDONESIA KABUPATEN KARO
Ketua, Sekretaris,
dto dto
H. Mulia Purba Drs.H.Erwin Tanjung
Minggu, 09 November 2008
Langganan:
Postingan (Atom)
